Hubungan Higiene Sanitasi dengan Keberadaan Bakteri E. Coli pada Es Teh di Pasar Besar Malang
Main Article Content
Abstract
Penyakit bawaan makanan (foodborne diseases) masih menjadi masalah
kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, terutama yang disebabkan oleh
konsumsi minuman jajanan kaki lima yang tidak higienis. Di kawasan Pasar Besar
Kota Malang, popularitas minuman es teh jumbo meningkat pesat, namun sering
kali proses penyajiannya mengabaikan standar sanitasi dasar, sehingga berisiko
terkontaminasi bakteri patogen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
hubungan antara penerapan higiene sanitasi pedagang dengan keberadaan bakteri
Escherichia coli pada produk es teh yang dijual. Metode penelitian menggunakan
desain analitik observasional dengan pendekatan cross- sectional , melibatkan 30
pedagang sebagai sampel yang diambil secara acak, serta pengujian laboratorium
menggunakan metode Most Probable Number (MPN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara higiene sanitasi penjamah
makanan yang buruk dengan keberadaan bakteri E. coli (p-value < 0,05), di mana
60% sampel es teh dinyatakan positif terkontaminasi melebihi ambang batas aman.
Disimpulkan bahwa rendahnya praktik cuci tangan dan sanitasi peralatan menjadi
faktor risiko utama kontaminasi bakteriologis pada minuman jajanan pasar.