Analisis Kualitas Air Sumur Gali di Desa Muncar, Kecamatan Muncar, Banyuwangi Akibat Intrusi Air Laut
Main Article Content
Abstract
Ketersediaan air bersih di wilayah pesisir menjadi tantangan serius akibat
fenomena intrusi air laut yang menurunkan kualitas sumber air tanah dangkal,
khususnya di Desa Muncar, Kabupaten Banyuwangi. Penggunaan sumur gali yang
masif oleh masyarakat tanpa memperhatikan jarak aman dari garis pantai
berpotensi meningkatkan risiko konsumsi air dengan kadar salinitas tinggi yang
berbahaya bagi kesehatan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis kualitas fisik dan kimia air sumur gali serta memetakan zona intrusi
air laut di kawasan permukiman padat Desa Muncar. Metode survei observasional
digunakan dengan teknik pengambilan sampel purposive pada 20 titik sumur gali
yang tersebar dalam radius 100 hingga 500 meter dari bibir pantai, dilanjutkan
dengan uji laboratorium menggunakan parameter TDS (Total Dissolved Solids) dan
klorida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75% sampel air sumur gali memiliki
kadar TDS melebihi 1000 mg/L dan kadar klorida di atas ambang batas standar air
bersih yang ditetapkan oleh Permenkes RI (p<0.05). Disimpulkan bahwa telah
terjadi intrusi air laut tingkat sedang hingga berat di wilayah studi yang
menyebabkan air sumur gali tidak layak konsumsi secara langsung.