Peran Tokoh Masyarakat dalam Upaya Pencegahan Penyakit Menular di Wilayah Pedalaman Sorong

Main Article Content

Hendra Galang Sunardi

Abstract

Penyebaran penyakit menular di wilayah pedalaman sering kali sulit dikendalikan akibat hambatan geografis dan resistensi budaya terhadap intervensi medis modern, khususnya di wilayah Sorong. Kesenjangan komunikasi antara petugas kesehatan dan masyarakat lokal memerlukan jembatan sosial melalui figur yang memiliki legitimasi kultural. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi tokoh masyarakat (adat dan agama) dalam meningkatkan kesadaran pencegahan penyakit menular di daerah terpencil. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus di Distrik Klaso, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 10 tokoh masyarakat dan observasi partisipatif. Hasil menunjukkan bahwa tokoh masyarakat berperan krusial sebagai komunikator risiko yang mampu menerjemahkan protokol kesehatan ke dalam narasi budaya lokal, sehingga meningkatkan partisipasi vaksinasi sebesar 40%. Disimpulkan bahwa integrasi otoritas tradisional ke dalam sistem kesehatan publik merupakan strategi paling efektif untuk menjangkau populasi terisolasi. Pendekatan ini direkomendasikan untuk diperluas ke wilayah pedalaman lainnya guna mempercepat eliminasi penyakit menular di Tanah Papua. Kontribusi teoritis dari penelitian ini memperkaya khazanah keilmuan di bidang terkait.

Article Details

Section

Articles