Evaluasi Program Bank Sampah "Resik" dalam Mengurangi Volume Sampah di Kelurahan Keputih Surabaya

Main Article Content

Suparno
Sunarto
Hendra Setiawan

Abstract

Permasalahan timbulan sampah di wilayah perkotaan padat penduduk seperti Surabaya memerlukan solusi berbasis komunitas yang berkelanjutan guna mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo. Program Bank Sampah "Resik" di Kelurahan Keputih diinisiasi sebagai instrumen pengelolaan sampah mandiri, namun efektivitasnya dalam mereduksi volume sampah secara signifikan masih memerlukan evaluasi mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan dampak implementasi program Bank Sampah "Resik" terhadap pengurangan volume sampah domestik di tingkat rukun warga. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus, melibatkan observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap pengurus bank sampah serta 20 nasabah aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil mereduksi volume residu sampah ke TPA sebesar 28% melalui pemilahan sampah anorganik yang konsisten di tingkat rumah tangga. Disimpulkan bahwa Bank Sampah "Resik" efektif sebagai model manajemen sampah sirkular, meskipun masih menghadapi tantangan pada fluktuasi harga jual material daur ulang dan partisipasi warga non- nasabah. Kontribusi teoritis dari penelitian ini memperkaya khazanah keilmuan di bidang terkait.

Article Details

Section

Articles