Pemanfaatan WebGIS Pemetaan Potensi Energi Baru Terbarukan Pada Aplikasi SMART-EBT dalam Mendorong Partisipasi Energi Komunitas di Tingkat Daerah
Main Article Content
Abstract
Keterbatasan akses terhadap data potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) menghambat perencanaan energi partisipatif di tingkat tapak. Penelitian ini mengevaluasi aplikasi WebGIS SMART EBT, sebuah inovasi keterbukaan informasi publik yang memadukan visualisasi spasial dengan mekanisme pelaporan data multi pihak terverifikasi (potensi badan hukum, potensi lokal, dan infrastruktur terbangun). Menggunakan pendekatan mixed-methods berbasis adaptasi Technology Acceptance Model (TAM), studi ini mengukur penerimaan 35 responden perwakilan aparatur desa, kelompok tani-ternak, dan BUMDes. Hasil menunjukkan skor persepsi kegunaan (Perceived Usefulness) sebesar 85,8% dan persepsi kemudahan (Perceived Ease of Use) sebesar 77,0%. SMART EBT terbukti meningkatkan literasi energi warga, mengubah persepsi limbah peternakan dan biomassa menjadi aset produktif bernilai ekonomis, serta memicu inisiatif biogas komunal dan pompa surya irigasi. Kendala utama meliputi keterbatasan sinyal internet perdesaan dan perlunya penyederhanaan istilah teknis. Platform ini efektif memperkuat kolaborasi tata kelola energi transisi berbasis komunitas.