Dampak Transformasi Digital Terhadap Struktur Pekerjaan dan Penyerapan Tenaga Kerja
Main Article Content
Abstract
Akselerasi transformasi digital di sektor industri telah memicu pergeseran fundamental dalam struktur permintaan tenaga kerja yang menekankan pada penguasaan kompetensi teknologi informasi. Masalah ini menyebabkan terjadinya risiko disrupsi lapangan kerja pada sektor- sektor konvensional serta kesenjangan keterampilan (skill gap) yang semakin lebar di kalangan angkatan kerja produktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak transformasi digital terhadap struktur pekerjaan dan penyerapan tenaga kerja di wilayah metropolitan. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan melalui teknik wawancara mendalam terhadap 10 pimpinan departemen sumber daya manusia dan analisis data tren ketenagakerjaan sektor jasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi telah mengurangi penyerapan tenaga kerja administratif sebesar 20%, namun menciptakan permintaan baru sebesar 35% pada bidang analisis data dan keamanan siber. Tren menunjukkan bahwa fleksibilitas pola kerja ( remote working ) menjadi faktor pendukung utama bagi efisiensi operasional perusahaan modern. Disimpulkan bahwa penguatan kurikulum pendidikan berbasis vokasi digital dan kebijakan perlindungan sosial adaptif menjadi faktor penentu utama dalam menjaga stabilitas pasar kerja secara berkelanjutan.