Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Banjir Rob di Kawasan Pesisir Semarang

Main Article Content

Krisna Rahayu Hartono
Endang Setiawan

Abstract

Banjir rob merupakan ancaman laten bagi keberlangsungan pemukiman di kawasan pesisir Semarang akibat kombinasi kenaikan muka air laut dan penurunan muka tanah (land subsidence). Masyarakat yang tinggal di zona merah bencana dituntut memiliki kapasitas kesiapsiagaan yang tinggi untuk meminimalisir risiko kerugian materiil maupun psikososial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat di Kelurahan Bandarharjo dalam menghadapi banjir rob ditinjau dari dimensi pengetahuan, rencana tanggap darurat, dan mobilisasi sumber daya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain survei silang ( cross- sectional) pada 100 kepala keluarga yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks kesiapsiagaan masyarakat secara umum berada pada kategori 'Hampir Siap' (62,5), dengan skor terendah pada aspek rencana tanggap darurat formal (p<0.05). Disimpulkan bahwa meskipun masyarakat memiliki pengetahuan yang baik mengenai risiko bencana, internalisasi prosedur penyelamatan secara 
kolektif masih lemah, sehingga diperlukan penguatan kelembagaan tingkat rukun tetangga untuk meningkatkan resiliensi komunitas pesisir. Faktor eksternal turut mempengaruhi dinamika fenomena yang diteliti.

Article Details

Section

Articles