Analisis Penerapan Konsep Green Building pada Bangunan Perkantoran untuk Efisiensi Energi dan Kenyamanan Kerja

Main Article Content

Mulyadi Hendra

Abstract

Sektor bangunan gedung merupakan salah satu konsumen energi terbesar di wilayah perkotaan, yang berkontribusi signifikan terhadap emisi karbon global melalui penggunaan sistem tata udara dan pencahayaan buatan. Penerapan konsep bangunan hijau ( green building ) muncul sebagai solusi strategis untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang sehat bagi penghuninya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan kriteria bangunan hijau pada gedung perkantoran di Surabaya dalam mereduksi intensitas konsumsi energi (IKE) dan pengaruhnya terhadap tingkat kenyamanan termal karyawan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif evaluatif dengan melakukan audit energi dan survei persepsi kenyamanan termal pada 80 responden di sebuah gedung perkantoran bersertifikasi hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gedung tersebut berhasil mencapai penghematan energi sebesar 32% dibandingkan standar bangunan konvensional, dengan tingkat kepuasan kenyamanan termal berada pada kategori 'Nyaman' (p<0.05). Disimpulkan bahwa integrasi desain pasif dan sistem otomasi bangunan tidak hanya menurunkan biaya utilitas tetapi juga berpotensi meningkatkan produktivitas kerja melalui kualitas lingkungan dalam ruang yang lebih baik. 

Article Details

Section

Articles